Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : 31 Rumah di Banjar Rusak Diterjang Angin Kencang, BNPB: Waspadai Cuaca Ekstrem
Advertisement . Scroll to see content

DIY Berada di Daerah Paling Rawan Gempa, BNPB Gelar Table Top Exercise Mitigasi Bencana

Rabu, 21 Juni 2023 - 14:10:00 WIB
DIY Berada di Daerah Paling Rawan Gempa, BNPB Gelar Table Top Exercise Mitigasi Bencana
Anggota Komisi VIII DPR, My Esti Wijayanti bersama Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto membuka Table Top Exercise di Yogyakarta, Rabu (21/6/2023). (Foto : iNews.id/erfan erlin)
Advertisement . Scroll to see content

YOGYAKARTA, iNews.id-Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebut terdapat potensi bencana gempa bumi di DIY. Secara geologis DIY berada di zona Sesar Opak dan megatrust di selatan pulau Jawa.

Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto mengatakan, secara geologis DIY merupakan daerah rambatan gelombang atau gaya sumber gempa dari runtuhan patahan yang sangat tua berusia kurang lebih 2 juta tahun, Sesar Opak. Sesar tersebut terletak 10 km di sebelah timur patahan 4 dengan orientasi paralon.

"Sehingga ancaman bencana lebih besar. Dengan adanya ancaman nyata tersebut diperlukan upaya untuk meningkatkan latihan kesiapsiagaan gempa bumi yang disebabkan oleh patahan Sesar Opak,"ujar dia di Yogyakarta, Rabu (21/6/2023).

Oleh karenanya BNPB merancang kegiatan latihan kesiapsiagaan berupa Table Top Exercise (TTE) di ruangan. Ketika TTE ini selesai untuk meningkatkan pemahaman dan memperkuat jejaring serta sinergitas para pemangku kepentingan dalam penanggulangan bencana baik di tingkat nasional maupun di daerah.

Dia menambahkan berdasarkan arahan Presiden dalam rakornas BNPB pada tahun 2023, bahwasanya perlu dilakukan identifikasi risiko bencana serta perlunya memprioritaskan kesiagaan dan kewaspadaan masyarakat terhadap bencana 

"Kegiatan gladi ruang atau Table Top exercise dengan skenario menghadapi ancaman gempa bumi Akibat sesar opak di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta dan sekitarnya,"ujarnya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut