Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Terungkap! Ini Kelompok Ritual Zikir di Candi Siwa Prambanan yang Viral di Medsos
Advertisement . Scroll to see content

Diutus Jokowi Jenguk Syafii Maarif, Mensesneg: Presiden Khawatir Buya Sakit

Sabtu, 27 Juli 2019 - 17:11:00 WIB
Diutus Jokowi Jenguk Syafii Maarif, Mensesneg: Presiden Khawatir Buya Sakit
Mensesneg Pratikno (dua kanan) menjenguk mantan Ketum PP Muhammadiyah Buya Syafii Maarif di RSU PKU Muhammadiyah Gamping, Sleman. (Foto: Biro Pers Setrpres)
Advertisement . Scroll to see content

"Habis ini saya telepon beliau lah. Dia juga senang mendengar berita kalau beliau sehat. Tim Dokter Kepresidenan, memonitor ingin tahu penanganan seperti apa. Kami back up saja, di sini tim dokter di Yogya hebat-hebat," kata Pratikno.

Menurut Pratikno, sosok Syafii Maarif sangat dibutuhkan bangsa ini sebagai teladan. "Bangsa ini butuh teladan dan pencerahan," katanya .

Dokter spesialis urologi dari RS PKU Muhammadiyah Gamping yang merawat Syafii, Prahara Yuri memastikan kondisi kesehatan Buya sudah membaik dan bisa beraktivitas seperti biasa. "Sakitnya, keluhan Buya masuk rumah sakit karena kencing berdarah. Kemungkinan disebabkan ada iritasi batu ginjal sebelah kanan," kata Yuri.

Menurut Yuri, tim dokter telah melakukan terapi Extracorporeal Shock-Wave Lithotripsy (ESWL) atau pemecahan batu dengan gelombang kejut, selanjutnya akan dibantu agar batu ginjal bisa keluar.

Meski demikian, Yuri tak bisa memastikan lama waktu proses pengeluaran batu ginjal itu. "Kalau berapa hari secara pasti tidak ada, tapi apabila batu pecah di bawah 4 mm atau 3 mm bisa keluar 100 persen," katanya.

Syafii Maarif yang ikut menemui awak media mengatakan bahwa sakit yang ia derita telah dirasakan sejak Selasa (23/7/2019).

"Kemarin sakit sekali, tapi kata dokter saya termasuk orang yang tahan sakit. Udah sepuh, sakit terasa Selasa. Keluar darah waktu di kamar mandi," kata anggota Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) ini.

Editor: Kastolani Marzuki

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut