Diskusi PSBB 'Pemerintah Sukanya Basa-Basi' Diubah, Dekan FH UGM: Bahasa Anak Muda
Masalahnya, penafsiran dan audiensnya beragam. Ada yang berpikir objektif, konsisten, jernih, dan solutif. Namun ada pula para pendukung yang membabi buta, tidak berani menyampaikan kebenaran, dan menganggap orang lain yang memiliki cara pandang berbeda adalah salah dan memalukan.
Atas dasar itu, sebagai akademisi, harus bertanggung jawab menjaga kewarasan nalar dan nurani. Pihaknya memberikan masukan agar kegiatan ini menjadi wacana objektif dan jernih untuk memberikan berkontribusi bukan sekadar sok-sokan.
"Nah ini yang saya pesankan ke teman-teman. Tetap ada rekomendasi yang jernih dan berpihak pada kemaslahatan publik," katanya.
Kegiatan ini akan menghadirkan narasumber Wahyu Yun Santoso, Bivitri Susanti, Laras Susanti, Faiz Rahman (Dosen hukum Tata Negara UGM), dan Zainal Arifin Mochtar (Dosen Hukum Tata Negara UGM). Kegiatan ini akan dilaksanakan Rabu (20/5/2020) pukul 19.30-21.30 WIB.
Editor: Nani Suherni