Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Info Loker Jogja Terbaru 2026: Peluang Terbuka di Sektor Jasa, Gaji Sesuai UMK
Advertisement . Scroll to see content

Cerita Penjual Peti Jenazah Sepi Orderan karena Tak Punya Jaringan ke Rumah Sakit

Jumat, 18 September 2020 - 09:16:00 WIB
Cerita Penjual Peti Jenazah Sepi Orderan karena Tak Punya Jaringan ke Rumah Sakit
Penjual peti mati di kawasan Jalan Brigjen Katamso, Yogyakarta, Iwing Endar Sukarmijam (57). (Foto: iNews/Gunanto Farhan)
Advertisement . Scroll to see content

YOGYAKARTA, iNews.id - Penjualan peti mati di sejumlah wilayah meningkat, namun tidak terjadi di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Penjual justu mengaku orderan peti jenazah menurun.

Salah satu penjual peti mati di kawasan Jalan Brigjen Katamso, Yogyakarta, Iwing Endar Sukarmijam (57), mengaku sepi orderan sejak tiga bulan terakhir. Iwing mengaku tak memiliki jaringan untuk menjual peti ke rumah sakit.

"Saya enggak punya link ke rumah sakit, jadi memang ini penjualan peti di tempat saya turun," ucap Iwing, Jumat (18/9/2020).

Iwing mengaku jaringan dengan rumah sakit sangat diperlukan jika dagangannya ingin laku. Saat ini tidak ada keluarga yang meninggal karena Covid-19 baik positif atau suspect membeli peti jenazah secara mandiri.

"Itu sangat berpengaruh, karena untuk pemakaman orang yang meninggal itu langsung dari rumah sakit yang ngurus," katanya.

Iwing mengatakan, harga peti jenazah yang dia jual tergantung dari ukuran. Rata-rata peti jenazah untuk ukuran standar dibandrol dengan harga Rp1 juta.

Editor: Nani Suherni

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut