Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Rumah Tempat Hajatan Pernikahan di Jember Terbakar, Api Diduga akibat Kebocoran Gas
Advertisement . Scroll to see content

Cegah Klaster Baru, DPRD Sleman Desak Pemkab Buat Aturan Kegiatan Masyarakat

Jumat, 02 April 2021 - 13:57:00 WIB
 Cegah Klaster Baru, DPRD Sleman Desak Pemkab Buat Aturan Kegiatan Masyarakat
Wakil ketua DPRD Sleman Arif Kurniawan. (Foto Koran Sindo/Priyo Setyawan)
Advertisement . Scroll to see content

SLEMAN, iNews.id - DPRD Sleman mendesak pemkab segera  membuat aturan tentang panduan kegiatan sosial kemasyarakatan. Desakan ini, sebagai respon adanya klastertakziah dan hajatanCovid-19 di Sleman.

Diharapkan dengan panduan tersebut dapat menjadi pedoman dan dipahami masyarakat, sehingga dapat mencegah peningkatan penyebaran dan munculnya klaster baru Covid-19. Terutama kegiatan menjelang,  saat dan sesudah Ramadan di Sleman.

Wakil Ketua DPRD Sleman Arif Kurniawan mengatakan, adanya klaster takziah dan hajatan di Sleman tentunya membuat keprihatinan semua pihak. Untuk itu, perlu aturan sebagai panduan dan pedoman praktis yang  bisa dipahami masyarakat saat melaksanakan kegiatan sosial kemasyarakatan.  

Apalagi  menjelang ibadah puasa Ramadan banyak kegiatan yang dilakukan oleh masyarakat. Seperti nyadran dan padusan serta selama menjalani ibadah puasa, masyarakat juga melakukan berbagai aktivitas ibadah

"Karena itu aturan ini penting, sebagai implementasi  kegiatan kemasyaraka.  Seperti saat menjalalnkan ibadah puasa aman dan nyaman, tidak menimbulkan kekhawatiran," kata Akur panggilan Arif Kurniawan, Jumat (2/4/2021).

Arif  menjelaskan, adanya klaster takziah di Blekik, Sardonoharjo, Ngaglik dan Plalangan, Pandowoharjo, Sleman serta klatser hajatan di Sidoluhur, Godean harus menjadi pelajaran bagi Pemkab dan kehati-hatian dalam melaksanakan kegiatan sosial kemasyaraktan  agar tidak lagi muncuk klaster baru.  

Selain itu, untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19, Akur   kembali mengingatkan agar masyarakat tetap menerapan disiplin protokol kesehatan (prokes).

“Tanpa peningkatan kedisiplinan masyarakat menerapkan protokol kesehatan, tentunya agak sulit untuk mencegah penyebaran Covid-19," kata politisi PAN tersebut.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut