Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Viral Penampilan Remaja MTs Diledek, Ternyata Pakaian Lebaran Hadiah Ibu Sebelum Meninggal
Advertisement . Scroll to see content

Cegah Covid-19, Pakar Epidemiologi UGM: Larangan Mudik Harus Diikuti Pembatasan Mobilitas

Jumat, 23 April 2021 - 16:19:00 WIB
 Cegah Covid-19, Pakar Epidemiologi UGM: Larangan Mudik Harus Diikuti Pembatasan Mobilitas
Ilustrasi. Covid-19. (Foto: Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

YOGYAKARTA, iNews.id – Pakar Epidemiologi Universitas Gadjah Mada (UGM) Riris Andono Ahmad meminta kebijakan larangan mudikLebaran agar diikuti dengan pembatasan mobilitas. Cara ini dirasa cukup efektif untuk menekan penyebaran Covid-19.  

“Ada mudik atau tidak, peluang penyebaran Virus Corona sangat besar ketika tidak ada pembatasan mobilitas penduduk,” kata Riris Andono Ahmad, Jumat (23/4/2021). 
 
Kebijakan larangan mudik, akan efektif jika dilakukan sejak awal pandemi. Sebab saat ini transmisi telah terjadi di hampir seluruh kota besar di Indonesia. Hal ini menjadikan potensi penularan Covid-19 semakin tinggi yang memicu penambahan kasus baaru.   

Saat Lebaran, mobilitas masyarakat cenderung tinggi. Banyak yang memanfaatkan momen ini untuk silaturahim atau halal bihalal. Selain itu selama libur Lebaran banyak yang melakukan wisata dan aktivitas lainnya yang menimbulkan kerumunan.

“Bukan berarti lalu mudik tidak mudik tidak ada efeknya. Ada efeknya, tetapi mudik dilarang pun kalau mobilitas tidak dilarang maka peningkatan kasus itu jadi sebuah keniscayaan,” kata Direktur Pusat Kajian Kedokteran Tropis UGM ini.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut