Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : 31 Rumah di Banjar Rusak Diterjang Angin Kencang, BNPB: Waspadai Cuaca Ekstrem
Advertisement . Scroll to see content

BNPB Gandeng Ratusan Relawan Mitigasi Bencana di 584 Desa Pesisir Selatan Jawa

Selasa, 23 Juli 2019 - 19:21:00 WIB
BNPB Gandeng Ratusan Relawan Mitigasi Bencana di 584 Desa Pesisir Selatan Jawa
Tim Ekspedisi Destana BNPB memasang papan peringatan daerah rawan tsunami di Kabupaten Blitar, Jawa Timur. (Foto: istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

YOGYAKARTA, iNews.id – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) tengah melakukan pemetaan di 584 desa di pesisir selatan Jawa yang berpotensi diterjang tsunami. Pemetaan ini untuk melihat kemampuan dari masyarakat dan memberikan penguatan kapasitas.

Direktur Pemberdayaan Masyarakat BNPB, Lilik Kurniawan mengatakan, pemetaan ratusan desa rawan bencana tsunami ini akan dilaksanakan di sepanjang pantai selatan Jawa dari Anyer, Banten sampai Banyuwangi, Jawa Timur.

Saat ini, tim telah melakukan pemetaan sejak 12 Juli lalu. Rencananya kegiatan itu berakhir pada 17 Agustus 2019 mendatang. “Kita ingin melihat ketangguhan masyarakat di samping meningkatkan kapasitas mereka,” kata Lilik Kurniawan dalam Seminar Nasional Pengurangan Risiko Bencana di Ruang Balai Senat, Gedung Pusat UGM, Selasa (23/7/2019).

Pemetaan ini, kata dia, melibatkan ratusan relawan. Mereka diharapkan bisa mengomunikasikan materi mitigasi bencana kepada masyarakat setempat. Tim saat ini tengah berada di Pacitan, Jawa Timur dan besok rencananya memetakan di pesisir DIY.  

Hasil pemetaan ini nantinya akan disampaikan ke pemerintah daerah kabupaten/kota. Penguatan warga desa tangguh bencana tidak bisa selesai dengan kegiatan ekspedisi pemetaan ini. Nantinya BNPB juga akan menggandeng kampus untuk ikut mendukung program mitigasi bencana. “Kita akan dorong kampus melakukan KKN tematik, mendukung program mitigasi bencana,” ujarnya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut