Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : BMKG: 804 Gempa Susulan Guncang Sigi Sulteng Dipicu Aktivitas Sesar Sausu
Advertisement . Scroll to see content

BMKG : Waspadai Cuaca Ekstrem di Masa Pancaroba

Kamis, 23 September 2021 - 11:15:00 WIB
 BMKG : Waspadai Cuaca Ekstrem di Masa Pancaroba
BMKG mengimbau masyarakat mewaspadai potensi cuaca ekstrem di masa peralihan (Pancaroba) dari musim kemarau ke musim hujan.(Foto: Antara)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Masyarakat  diminta mewaspadai potensi cuaca ekstrem di masa peralihan (Pancaroba) dari musim kemarau ke musim hujan.  BMKG mengingatkan kondisi cuaca dapat dengan tiba-tiba berubah dari panas ke hujan atau sebaliknya.

Dikutip pada laman resmi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kamis,(23/9/2021), Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati  mengatakan curah hujan dapat menjadi salah satu pemicu bencana hidrometeorologi basah, seperti banjir bandang dan tanah longsor. 

"Karenanya, kepada masyarakat yang tinggal didaerah perbukitan yang rawan longsor, kami mengimbau untuk waspada dan berhati-hati, “ kata Dwikorita. 

Dia mengatakan, arah angin bertiup sangat bervariasi, sehingga mengakibatkan kondisi cuaca dapat dengan tiba-tiba berubah dari panas ke hujan atau sebaliknya. Namun, secara umum biasanya cuaca di pagi hari cerah, kemudian siang hari mulai tumbuh awan, dan hujan menjelang sore hari atau malam.

Deputi Bidang Meteorologi Guswanto mengatakan, sepekan ke depan hampir sebagian wilayah Indonesia berpotensi diguyur hujan lebat yang dapat disertai kilat,petir, angin kencang. 

Daerah-daerah tersebut yaitu, Riau Sumatra Barat, Jambi, Bengkulu, Sumatra Selatan, Lampung, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan dan Sulawesi Utara.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut