Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Modus Perampokan Bersenpi di Parkiran Masjid Langkat, Pelaku Pura-Pura Pinjam HP
Advertisement . Scroll to see content

Berusia Ratusan Tahun, Jam Bancet Jadi Penanda Waktu Salat

Rabu, 15 Mei 2019 - 13:04:00 WIB
Berusia Ratusan Tahun, Jam Bancet Jadi Penanda Waktu Salat
Jam Bancet di Masjid Kauman. (Foto: iNews.id/ Kuntadi).
Advertisement . Scroll to see content

BANTUL, iNews.idMasjid Sabilurrosyad yang berada di Desa Wijirejo Kabupaten Bantul, merupakan masjid tertua di DI Yogyakarta. Salah satu peninggalan yang masih dirawat yakni, Jam Bancet sebagai penanda waktu salat.

Rumah ibadah umat Islam yang lebih dikenal dengan nama Masjid Kauman ini didirikan oleh murid Sunan Kalijaga, Panembahan Bodo pada 1570 Masehi. Kondisi masjid hingga kini masih tampak megah dan halaman yang luas.

Jam Bancet yang merupakan peninggalan yang sangat bersejarah ini terletak di halaman masjid, sebagai penanda waktu salat. Jam ini usianya sudah ratusan tahun.

Tidak seperti jam analog atau jam digital yang sudah modern, Jam Bancet ini hanya mengandalkan sebuah paku. Prinsip jam ini tergantung dengan matahari, yang kemudian memantulkan bayangan sebagai penanda waktu.

"Ini satu-satunya jam bancet yang ada di DIY," kata Sekretaris takmir Masjid, Haryadi, kepada wartawan di Masjid Kauman, Desa Wijirejo, Kecamatan Pandak, Bantul, Rabu (15/5/2019).

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut