Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kemenperin Gelar Forum Industri Hijau 2025 di Bandung, Komitmen Wujudkan Ekonomi Berkelanjutan
Advertisement . Scroll to see content

Berikan Fasilitasi Produksi, Kementerian Perindustrian Dorong Pertumbuhan Industri Batik

Kamis, 03 September 2020 - 23:01:00 WIB
Berikan Fasilitasi Produksi, Kementerian Perindustrian Dorong Pertumbuhan Industri Batik
Kementerian Perindustrian mendorong industri batik tanah air lebih maju. (Foto: istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

Pemenang ketiga, Agung Setiawan dengan nama usaha Woodeco Indonesia dengan produk inovasi wooden jewelry box dan wooden ring box dari limbah kayu industri furniture. Sementara pemenang keempat, Annisa Septipanindya Sari dengan nama usaha Artsy Craft dengan inovasi produk mahar dari produk bunga kering.

Pemenang kelima, Dian Kartini memiliki nama usaha Toja Indonesia dengan inovasi produk penerapan ragam hias nusantara pada produk rajut. “Kelima pemenang akan dibina sebagai tenant inkubator bisnis Innovating Jogja di Balai Besar Kerajinan dan Batik,” katanya.

Pemenang juga akan mendapatkan pendampingan manajemen mutu produk dari BBKB, pendampingan bisnis dari BHMTC, dan fasilitas bahan produksi sebesar Rp20 juta dari Puslitabang Industri Agro-Kementerian Perindustrian.

“Karena pandemi Covid-19, semua seleksi awal sampai bootcamp dilakukan secra online,” kata Kepala BBKB, Titik Purwati Widowati.

Hasil dari Litbang BBKB telah dimanfaatkan oleh para pelaku industri batik. Seperti Teknik Batik Latar Ringkel ataupun Teknologi Aplikasi Nanopartikel ZnO untuk Produk Batik Antibakteri. Pendampingan yang dilakukan juga mampu menjadikan pelaku industri batik bertahan dalam masa pandemi Covid-19.

“Kegiatan Innovating Jogja diharapkan mampu mendorong, mengawal dan menfasilitasi ide dan inovasi yang baru agar mampu tumbuh menjadi industri baru,” katanya.

Editor: Kuntadi Kuntadi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut