Belasan Sirine Tsunami di Pesisir DIY Tak Berfungsi
Birawa mengatakan, selain memiliki EWS, di sepanjang pantai selatan DIY juga saat ini sudah dibentuk desa tangguh bencana (Destana) dan satuan pendidikan aman bencana (SPAB).
Pembentukan Destana dilakukan sejak 2012. Sekarang, Destana sudah tersebar di Kabupaten Bantul, Gunungkidul, dan Kulon Progo.
Sedangkan SPAB sudah terbentuk di enam sekolah, yaitu SD Negeri Jangkaran, SD Negeri Pasir Mendit, SD Negeri Trisik, SD Negeri Darat, SMK Negeri 1 Temon, dan SMA Negeri 1 Srandakan.
Sebelumnya, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) DIY memastikan sirene untuk peringatan dini tsunami yang dipasang di kawasan Pantai Parangtritis (Kabupaten Bantul) dan Pantai Glagah (Kabupaten Kulon Progo) dicek secara berkala.
Hal ini sebagai bentuk antisipasi ancaman tsunami yang berpotensi melanda pesisir selatan Jawa termasuk Yogyakarta menyusul prediksi adanya gempa megathrust 8,8 magnitudo.
"Setiap tanggal 26 kami akan tes apakah sirene tersebut berfungsi dengan baik atau tidak. Pengecekan dilakukan untuk memastikan sirene tersebut selalu dalam kondisi yang baik,” kata Supervisor Pusat Gempa Regional VII BMKG DIY Nugroho Budi Wibowo di Yogyakarta, Kamis (18/7/2019).
Editor: Kastolani Marzuki