Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Tingkatkan Budaya Literasi, Plt Bupati Badung Buka Bimtek IPLM dan TGM
Advertisement . Scroll to see content

Baru 25 Persen Usaha Pariwisata yang Kantongi Standarisasi dan Sertifikasi Usaha

Rabu, 10 Agustus 2022 - 23:04:00 WIB
Baru 25 Persen Usaha Pariwisata yang Kantongi Standarisasi dan Sertifikasi Usaha
Kemenparekraf memberikan bimtek bagi pelaku wisata di Nglanggeran,Gunungkidul, Rabu (10/8/2022). (Foto; MPI/Erfan Erlin)
Advertisement . Scroll to see content

GUNUNGKIDUL, iNews.id - Kementrian Pariwisata Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) menyebut baru 25 persen usaha pariwisata di Indonesia yang mengantongi sertifikat standarisasi usaha. Kementerian terus melakukan pendampingan dan pembinaan teknis bagi pelaku usaha.

“Dari sekitar 128.000 unit usaha, yang terstandarisasi belum ada 25 persennya," kata Direktur Standarisasi dan Sertifikasi Usaha Kemenparekraf, Oni Yulian di sela Bimbingan Teknis Penerapan Standar Usaha Restoran Berbasis Risiko Di Kawasan Geopark Gunung Sewu, Gunungkidul, Rabu (10/8/2022).

Menurutnya, dalam dunia pariwisata banyak memunculkan usaha wisata. Mulai dari jasa transportasi, akomodasi, souvenir, kesenian dan rumah makan. Namun, banyak pelaku usaha ini yang belum memahami standar dan sertifikasi usaha. 

Kementerian terus mendorong kalangan pengusaha sektor pariwisata untuk melakukan standarisasi dan sertifikasi usaha mereka. Caranya dengan melakukan bimbingan teknis dan pendampingan untuk menggapai standarisasi sdan juga sertifikasi tersebut.

“Harapannya akan semakin banyak pengusaha pariwisata yang memahami standarisasi tersebut,” katanya.

Nglanggeran dipilih karena Kementerian sedang giat mendorong kemajuan 5 destinasi super prioritas Danau Toba, Borobudur, Mandalika Labuhan Bajo. Indonesia juga ada Global Unesco Geopark Gunungsewu.  

“Di Gunung Sewu ini kami menargetkan sekitar 40 sampai 50 usaha yang paham dan berkomitmen untuk mematuhi standar usaha pariwsiata," ujarnya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut