Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Info Loker Jogja Terbaru 2026: Peluang Terbuka di Sektor Jasa, Gaji Sesuai UMK
Advertisement . Scroll to see content

Banyak Petugas Meninggal, Ma'ruf: Pemilu Serentak Perlu Dievaluasi

Rabu, 24 April 2019 - 22:31:00 WIB
Banyak Petugas Meninggal, Ma'ruf: Pemilu Serentak Perlu Dievaluasi
Cawapres 01 KH Ma'ruf Amin saat menghadiri tasyakuran sukses Pilpres 2019 di Ponpes Krapyak Yogyakarta. (Foto: istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

"Mungkin sistemnya itu harus perlu dipertimbangkan, karena kerja serentak dengan memilih lima pilihan, untuk menyiapkan segalanya itu mungkin terlalu lelah, sehingga perlu dievaluasi sistemnya," katanya.

Meski demikian, Mustasyar PBNU itu mengatakan, apabila terpaksanya mendatang tetap digelar pemilu serentak, harapannya tidak terlalu melelahkan maupun menjadi kerja berat bagi petugas penyelenggara tingkat TPS itu.

"Yang penting itu supaya tidak terlalu melelahkan, keinginan serentak tapi tidak melelahkan, itu perlu dirundingkan, perlu dibicarakan ulang supaya tidak banyak korban karena kelelahan," katanya.

"(Kalau lima pemilihan) itu untuk menandatangani saja sudah melelahkan, berapa surat kali sekian itu memang melelahkan. Bisa juga nanti (pileg dan pilpres dipisah) kita lihat mana yang harus kita pakai," katanya.

Dalam kesempatan itu, Kiai Ma'ruf menyampaikan terima kasih kepada warga dan pengurus NU dari berbagai tingkatan di seluruh Indonesia yang telah ambil peran dalam pilpres kali ini. “Memang hasil quick count sudah menunjukkan hasil yang baik atas peran NU tersebut. Kita tunggu real count dari KPU," katanya.

Mustasyar PBNU itu mengatakan, peran NU yang diambil sekarang ini untuk menjaga agar negara kesatuan Republik Indonesia tetap utuh. Juga untuk menjamin agar keberagamaan di Indonesia tetap berada pada paham keagamaan yang moderat. "Mudah-mudahan, pemilu yang sudah berjalan aman ini tetap aman sampai tahap akhir," tuturnya.

Editor: Kastolani Marzuki

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut