YOGYAKARTA, iNews.id – Hujan deras yang mengguyur sejumlah wilayah di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), menyebabkan bencana alam banjir dan longsor, Minggu (17/3/2019). BPBD DIY mencatat, dalam musibah itu sedikitnya 5.046 jiwa mengungsi di lebih dari 23 titik pos evakuasi. Kejadian ini juga menelan 2 korban jiwa yang meninggal dunia akibat longsor dan 3 lainnya masih hilang di Kabupaten Bantul.
Informasi yang dirangkum iNews.id, ribuan rumah di Bantul dan Kulonprogo terendam banjir. Beberapa rusak akibat tertimpa material longsoran. Warga pun memilih bertahan di lokasi titik pengungsian.
BMKG Keluarkan Rekomendasi Cuaca Ekstrem 5 Kabupaten/Kota di DIY
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DIY Biwara Yuswantana mengatakan, hujan deras yang mengguyur wilayah DIY akibat adanya udara basah dari Asia menuju Jawa. Selain itu juga dipengaruhi faktor siklon tropis Savannah di Samudera Hindia yang menyebabkan terbentuknya palung tekanan udara rendah. Suhu permukaan laut di Samudera Hindia juga menyumbang tersedianya uap air yang melimpah, selanjutnya membentuk awan yang menyebabkan terjadinya hujan intensitas sedang hingga tinggi.
Kondisi bencana terparah terjadi di Kabupaten Bantul. Sedikitnya 35 desa dari 14 kecamatan terdampak.
Diguyur Hujan Deras, Banjir-Longsor Terjang Kulonprogo dan Bantul
“Iya di Bantul ada dua korban yang meninggal dunia,” ujar Yuswantana, Senin (18/3/2019).