Untuk persiapan penerbangan perdana, pengelola akan mengundang maskapai penerbangan dan airline untuk melakukan safety risk assessment pada 15 April 2019. Mereka di antaranya Garuda Indonesia, Silk Air, serta Air Asia yang telah membuka penerbangan di Bandara Adisutjipto.
Selain itu, beberapa tenan di Bandara Adisutjipto juga sudah siap mengisi tempat di NYIA. Termasuk mengakomodir para pelaku UMKM yang ada di Kulonprogo.
“Mereka akan kami ajak ke sini untuk melihat kesiapan penerbangan,” ucapnya.
Pimpinan Proyek NYIA Tahuchid Hadi Purnomo menutukan, untuk mengejar target ini, pihaknya terus melakukan percepatan pembangunan. “Landasan pacunya ditarget sudah selesai semuanya 15 April mendatang,” kata Hadi.
Menurutnya, ada tiga hal yang menjadi prioritas dalam mengejar target waktu, yakni menyangkut safety, security dan pelayanan. Tim safety akan mengaudit keamanan penerbangan. Sisi keamanan juga sudah kelar dan didukung sarana pendukung seperti X-ray dan kamera CCTV.
Sesuai jadwal yang ada, sebelum diresmikan Bandara NYIA akan dujicobakan pada 26 April 2019. Nantinya pesawat Boeing 737 milik TNI Angkatan Udara (AU) akan mendarat perdana untuk melakukan simulasi.
Editor: Donald Karouw