Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Terungkap! Ini Kelompok Ritual Zikir di Candi Siwa Prambanan yang Viral di Medsos
Advertisement . Scroll to see content

Balai Arkeologi DIY Temukan Benda Purbakala Kerajaan Mataram Kuno

Senin, 24 September 2018 - 17:37:00 WIB
Balai Arkeologi DIY Temukan Benda Purbakala Kerajaan Mataram Kuno
Tim Balai Arkeologi DIY mengecek pahatan batu yang diduga peninggalan Kerajaan Mataram Kuno di Kalasan, Sleman, DIY. (Foto: iNews.id/Kuntadi)
Advertisement . Scroll to see content

Dugaan awal, keramik ini berasal dari Dinasti Tang atau Dinasti Song. Sedangkan keberadaan terakota berupa saluran air dinilai sama seperti temuan di peninggalan Kerajaan Majapahit. “Dengan penemuan itu, dulu wilayah ini merupakan permukiman maupun candi di sebagai pusat kerajaan Mataram Kuno dari di abad 8 sampai 10 Masehi,” ujar Baskoro.

Menurut Baskoro, barang-barang purbakala itu sangat dimungkinkan tertutup banjir lahar dingin Gunung Merapi pada abad ke-10. Lapisan tanahnya mirip dengan Candi Kedulan dan Candi Sambisari yang tak jauh dari lokasi, khususnya untuk jenis lapisan tanahnya.

Dugaan itu diperkuat fakta bahwa lokasi penemuan berada di tengah-tengah empat situs candi yaitu Candi Sambisari, Candi Kedulan, Candi Bromonilan, serta situs Dhuri. Keempatnya sebagai batas kota.

Selain itu, konsep pendirian kerajaan dulunya berada berada di antara dua sungai besar yaitu Kali Opak dan Kali Kuning. Selain itu masih pula ada Gunung Merapi. “Pada masa lampau, gunung dianggap sebagai tempat tinggal dewa,” ujarnya.

Atas temuan ini, tim akan menghentikan penelitian. Nantinya akan dilanjutkan pada tahun depan menunggu alokasi anggaran. 

Ketua RT 5 Dusun Balong Bayen, Handoko mengatakan sejak lama batu-batu besar itu ada di lingkungannya. Warga tidak pernah tahu apakah itu batuan candi atau barang prubakala. Batuan itupun hanya diletakkan di sejulah halaman warga dan sudut-sudut rumah.

“Sejak dari kakek-kakek batu itu sudah ada, tetapi itu batuan candi atau bukan kita tidak tahu. Baru setelah ada pemberitahuan dari kita tahu itu batuan candi,” ucapnya. 

Editor: Kastolani Marzuki

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut