Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Fun Walk HUT ke-76 Kotabaru: Ribuan Warga Ikuti Jalan Sehat dan Tukar Sampah Plastik dengan Sembako
Advertisement . Scroll to see content

Atasi Gejolak Harga akibat Kenaikan BBM, Gunungkidul Alokasikan Rp4,6 Miliar

Senin, 31 Oktober 2022 - 17:07:00 WIB
 Atasi Gejolak Harga akibat Kenaikan BBM, Gunungkidul Alokasikan Rp4,6 Miliar
Salah satu pasar murah yang digelar di DIY untuk mengendalikan inflasi, Selasa (18/10/22). (Foto: HO-Perum Bulog DIY)
Advertisement . Scroll to see content

GUNUNGKIDUL, iNews.id- Hingga akhir tahun nanti, pemerintah Kabupaten Gunungkidul berencana akan menggelar pasar murah. Kegiatan tersebut sebagai bentuk dari upaya pemerintah mengendalikan harga kebutuhan pokok paska kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM).

Asisten Perekonomian Setda Gunungkidul, Siti Isnaini Dekoningrum menuturkan,  sesuai dengan perintah dari pemerintah pusat, pihaknya diminta untuk mengendalikan gejolak harga paska kenaikan harga BBM. Upaya pengendalian tersebut menunggu APBD Perubahan disahkan.

"Kan amanahnya dua persen dari DAU dana alokasi umum (DAU). Tetapi Gunungkidul itu sudah melebihi dua persen dengan kisaran 4,6 miliar diperuntukan sesuai juknis," kata dia, Senin (31/10/2022).

Dia mengatakan, sesuai dengan petunjuk teknis dana Rp4,6 miliar tersebut nantinya akan mereka gunakan untuk bantuan sosial tukang ojek online, nelayan dan UMKM. Di samping itu akan ada upaya penciptaan lapangan kerja itu ada jalan usaha tani dan padat karya

Untuk jalan usaha tani nantinya akan ada delapan titik sementara padat karya ada 15 titik yang sudah dipersiapkan. Di samping itu nanti akan ada subsidi serta transportasi. Di mana akan ada subsidi angkutan umum yaitu angkutan darat yang sebelumnya sudah dipersiapkan. "Jadi nanti APBD Perubahan diketok langsung direalisasikan," kata dia.

Sementara untuk mengendalikan inflasi, Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) akan menggelar berbagai pasar murah. Pasar murah ini rencananya akan mereka laksanakan di setiap Kapanewon minimal satu kali dengan jumlah sesuai kebutuhan.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut