Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Gelar Salat Jumat, Warga Kulonprogo: Berdoa Semoga Korona Segera Selesai
Advertisement . Scroll to see content

Area Wisata Kulonprogo Ditutup, Puluhan Kendaraan Nekat Masuk

Senin, 25 Mei 2020 - 14:13:00 WIB
Area Wisata Kulonprogo Ditutup, Puluhan Kendaraan Nekat Masuk
Posko penjagaan wisatawan di pintu masuk utama Pantai Glagah, Kalurahan Glagah, Kapanewon Temon, Senin (25/5/2020). (Foto: Harian Jogja/Jalu Rahman Dewantara)
Advertisement . Scroll to see content

KULONPROGO, iNews.id - Sejumlah destinasi wisata di Kulonprogo, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) ditutup untuk umum saat libur Lebaran karena pandemi Covid-19. Namun, petugas masih menemukan pengunjung yang nekat masuk area wisata.

Salah satu yang tutup di Gunungkidul yakni Pantai Glagah. Destinasi wisata yang berlokasi di Kalurahan Glagah, Kapanewon Temon dan menjadi objek wisata unggulan di Kulonprogo itu sudah ditutup sejak 21 Maret 2020. Seluruh akses menuju kawasan pantai diblokade menggunakan palang kayu.

Wisatawan yang tetap nekat pelesiran ke sana bakal dihalau warga yang menjaga setiap pintu masuk pantai selama 24 jam nonstop. Hanya warga sekitar dan yang memiliki kepentingan mendesak saja yang boleh masuk ke Pantai Glagah.

"Penutupan ini berlangsung sampai batas waktu yang belum ditentukan," ujar Koordinator posko penjagaan Pantai Glagah, Triyo Reno Andika, 27, saat ditemui awak media, Senin (25/5/2020).

Meski sudah ditutup, masih ada saja masyarakat yang berupaya masuk ke kawasan pantai. Pada Minggu (24/5/2020) kemarin misalnya, posko mencatat ada sedikitnya 60 kendaraan berupaya masuk. Sementara untuk hari ini, tercatat ada sekitar 30-an kendaraan. Seluruh kendaraan itu mayoritas berasal dari Kebumen dan Purworejo, Jawa Tengah.

Namun tak semua kendaraan itu mereka tak mereka larang masuk. Ada beberapa yang diperbolehkan masuk karena alasan hendak bersilaturahmi dengan warga Glagah.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut