Antisipasi Tsunami, BMKG DIY Aktivasi Sirine Berkala tiap Tanggal 26
YOGYAKARTA, iNews.id – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) DIY memastikan sirene untuk peringatan dini tsunami yang dipasang di kawasan Pantai Parangtritis (Kabupaten Bantul) dan Pantai Glagah (Kabupaten Kulonprogo) dicek secara berkala.
Hal ini sebagai bentuk antisipasi ancaman tsunami yang berpotensi melanda pesisir selatan Jawa termasuk Yogyakarta menyusul prediksi adanya gempa megathrust 8,8 magnitudo.
"Setiap tanggal 26 kami akan tes apakah sirene tersebut berfungsi dengan baik atau tidak. Pengecekan dilakukan untuk memastikan sirene tersebut selalu dalam kondisi yang baik,” kata Supervisor Pusat Gempa Regional VII BMKG DIY Nugroho Budi Wibowo di Yogyakarta, Kamis (18/7/2019).
Namun, Budi mengatakan, aktivasi sirene untuk peringatan dini tsunami tetap menjadi tanggung jawab masing-masing pemangku wilayah, yaitu Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) di tiap kabupaten.
“Aktivasi sirene didasarkan pada kebijakan dari masing-masing wilayah. Hal itu menjadi kewenangan daerah. Kami hanya melakukan pengecekan kondisinya saja,” katanya.