Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Gempa Hari Ini Guncang Calang Aceh Jaya, Cek Kekuatan Magnitudonya!
Advertisement . Scroll to see content

Alat EWS yang Dikembangkan UGM Berhasil Deteksi Gempa Bumi Tolitoli 3 Hari Sebelum Kejadian

Kamis, 03 Juni 2021 - 13:31:00 WIB
Alat EWS yang Dikembangkan UGM Berhasil Deteksi Gempa Bumi Tolitoli 3 Hari Sebelum Kejadian
Alat deteksi gempa UGM. (Foto: UGM)
Advertisement . Scroll to see content

"Selalu cocok, sudah dipakai tesis mahasiswa saya. Bahkan, lewat internet kita bisa bantu memberi peringatan tiga sebelum kejadian gempa di antara Aceh hingga NTT,” katanya.

Sistem yang dikembangkan terdiri atas alat EWS yang tersusun dari sejumlah komponen seperti detektor perubahan level air tanah dan gas radon, pengkondisi sinyal, kontroler, penyimpan data, sumber daya listrik. Lalu, memanfaatkan teknologi internet of thing (IoT) di dalamnya.

Sunarno menjelaskan cara kerja alat yang dikembangkan bersama tim ini berdasarkan perbedaan konsentrasi gas radon dan level air tanah yang merupakan anomali alam sebelum terjadinya gempa bumi.

"Apabila akan terjadi gempa di lempengan, akan muncul fenomena paparan gas radon alam dari tanah meningkat secara signifikan. Demikian juga permukaan air tanah naik turun secara signifikan," katanya. 

Penelitian yang sudah dilakukan sejak 2018 ini memang dikhususkan mengamati konsentrasi gas radon dan level air tanah sebelum terjadinya gempa bumi. Pengamatan yang telah dilakukan kemudian dikembangkan sehingga dirumuskan dalam suatu algoritma prediksi sistem peringatan dini gempa bumi. 

Bahkan, sistem ini terbukti telah mampu memprediksi gempa bumi yang terjadi di Barat Bengkulu M5,2 pada 28 Agustus 2020, Barat Daya Sumur-Banten M5,3 pada 26 Agustus 2020, Barat Daya Bengkulu M5,1 pada 29 Agustus 2020.

Kemudian, gempa bumi berpusat di Barat Daya Sinabang Aceh M5,0 pada 1 September 2020, Barat Daya Pacitan M5,1 pada 10 September 2020 dan gempa Tenggara Nagan Raya-Aceh M5,4 pad 14 September 2020.

Editor: Maria Christina

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut