Alam Ganjar Hadiri Sarasehan dan Mimbar Yogya, Ajak Kembalikan Marwah Demokrasi Indonesia
YOGYAKARTA, iNews.id - Muhammad Zinedine Alam Ganjar menyampaikan sejumlah persoalan yang disoroti publik selama beberapa waktu terakhir saat bertemu ribuan mahasiswa di Yogyakarta. Menurut putra Ganjar Pranowo, capres yang juga diusung Partai Perindo itu, salah satunya persoalan kondisi demokrasi di Indonesia yang disuarakan jajaran akademika.
"Beberapa universitas sudah menyampaikan keresahannya secara khusus terkait konteks demokrasi. Mungkin sebagian anak muda anggap bahwa konteks demokrasi itu terlalu jauh dan tidak ada urusannya dengan kita," kata Alam Ganjar di hadapan ribuan mahasiswa saat kegiatan Sarasehan dan Mimbar Demokrasi: Kepemimpinan Nasional, Muda, Berbudaya dan Merakyat di Gedung Pertemuan Ganesha APMD, Gondokusuman, Yogyakarta, Selasa (6/2/2024).
Alam menegaskan, demokrasi bukan soal memilih seorang pemimpin, tapi bagaimana rakyat masih punya hak untuk berpendapat secara bebas sesuai dengan koridor norma dan etika. "Karena suara dan pendapat kita yang menjadikan apa yang ada di sekeliling kita menjadi nyata," katanya.
Dia menilai persoalan demokrasi saat ini merupakan ancaman serius bagi segenap bangsa Indonesia. Dalam asas demokrasi, rakyat merupakan kekuasaan tertinggi dan suara rakyat merupakan suara Tuhan, seperti yang digaungkan oleh sejumlah tokoh.
"Akan timbul persoalan kompleks, salah satu yang akan dipengaruhi adalah sektor ekonomi, khususnya lapangan pekerjaan. Apabila nanti ke depannya masyarakat kesulitan mencari lapangan pekerjaan, itu salah satu bentuk bahwa rakyat tidak mempunyai kekuasaan," kata Alam.