Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Banjir Landa 3 Desa di Bandung, 75 Warga Mengungsi
Advertisement . Scroll to see content

8 Kecamatan di Gunungkidul Diterjang Banjir dan Longsor

Senin, 18 Maret 2019 - 07:45:00 WIB
8 Kecamatan di Gunungkidul Diterjang Banjir dan Longsor
Tim SAR gabungan mengevakuasi warga terdampak banjir di Imogiri, Kabupaten Bantul, DIY, Minggu (17/3/2019). Hujan deras yang turun sejak Sabtu (16/3/2019) juga mengakibatkan banjir di Kabupaten Gunungkidul. (ANTARA FOTO/Hendra Nurdiyansyah)
Advertisement . Scroll to see content

GUNUNGKIDUL, iNews.id – Delapan kecamatan di Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), diterjang banjir dan tanah longsor akibat hujan lebat yang mengguyur wilayah itu sepanjang hari pada Minggu (17/3/2019). Kecamatan Tanjungsari menjadi wilayah paling parah terkena banjir.

Kepala Seksi Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunungkidul Sapto Wibowo mengatakan, sedikitnya ada 30 kejadian dari bencana banjir, tanah longsor, dan pohon tumbang.

“Sampai saat ini, kami masih melakukan pendataan dan pemantauan di lapangan akibat bencana yang menerjang di Kabupaten Gunung Kidul,” kata Sapto di Gunungkidul, Senin (18/3/2019).


Data sementara yang berhasil dihimpun dan laporan yang masuk, banjir meliputi Kantor Wilayah Dinas Pendidikan Kecamatan Purwosari, Jalan Raya Perempatan Semanu yang menyebabkan rumah 11 KK terendam. Kemudian, Jembatan Krapak di Desa Siraman, Kecamatan Wonosari, serta Jembatan Sungai Pacar 2 dan Pacar 3 di Kecamatan Panggang.

Selain itu, Jalan Pasar Bintaos, Kecamatan Tepus, Gadungan di Desa Wonosari, Dungwanglu di Desa Banyusoco, Kecamatan Playen, Gedad di Desa Banyucoco, SMP Negeri I Purwosari, Pandangan di Desa Banjarejo, Kecamatan Tanjungsari, dan SMK Negeri I Tanjungsari. “Ketinggian banjir antara 1 meter hingga 1,5 meter,” katanya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut