JAKARTA, iNews.id - Peristiwa 10 Muharram yang dialami para nabi di Hari Asyura dikenal sebagai salah satu hari paling bersejarah dalam peradaban Islam karena menjadi saksi bisu berbagai peristiwa besar para nabi terdahulu. Menyambut momentum agung ini, umat Islam sangat dianjurkan untuk memperbanyak amalan saleh, mulai dari berzikir, berpuasa, hingga memanjatkan doa.
Asyura berasal dari kata asyara, artinya bilangan 10. Di hari itu, dianjurkan untuk menjalankan Puasa Asyura. Menurut beberapa riwayat disebutkan banyak peristiwa penting yang dialami para nabi terjadi di hari itu pada masa yang lalu.
Dalil Puasa Asyura 10 Muharram 1448 H, Jadwal, Niat dan Keutamaannya
Ulama ahli fiqih dan pakar hadis kelahiran Samarkand (Uzbekistan), Imam Abu Laits As-Samarqandi (wafat 373 H) dalam kitabnya Tanbihul Ghafilin, meriwayatkan dari Ikrimah berkata Hari Asyura ialah hari diterimanya taubat Nabi Adam 'alaihissalam.
DI hari itu pula turunnya Nabi Nuh 'alahissalam dari perahunya, maka ia berpuasa sebagai wujud syukur kepada Allah. Kemudian hari itu pula Fir'aun ditenggelamkan dan terbelahnya laut bagi Nabi Musa 'alaihissalam.
10 Peristiwa Penting di Bulan Muharram, Nomor 4 Tonggak Sejarah Kalender Hijriah
Lantas, apa saja perintiwa penting yang dialami para nabi pada 10 Muharram Hari Asyura? berikut ulasannya.
7 Peristiwa 10 Muharram
1. Diterimanya Taubat Nabi Adam as
Peristiwa 10 Muharram Hari Asyura, Allah menerima taubat nabi Adam alaihissalam dari dosa yang dilakukannya. Yaitu dosa kecil yang tidak mengandung unsur kerendahan jiwa pelakunya, bukan dosa kecil yang mengandung unsur kehinaan jiwa pelakunya, bukan dosa besar apalagi kekufuran dan kesyirikan.
2. Berlabuhnya perahu Nabi Nuh as di Bukit Zuhdi
Peristiwa 10 Muharram hari Asyura berikutnya, Allah menyelamatkan perahu Nabi Nuh alaihissalam dan orang-orang mukmin yang mengikutinya. Perahu itu berlabuh di sebuah gunung di Irak yang bernama “al-Judi” setelah berada di atas air bah selama 150 hari.
3. Nabi Ibrahim Selamat dari siksa Raja Namrud
Peristiwa 10 Muharram berikutnya diselamatkannya Nabi Ibrahim alaihisalam dari api yang membakarnya. Ayah dari Nabi Ismail dan Nabi Ishaq itu dibakar hidup-hidup oleh Raja Namrud.