6 Bulan Terpuruk karena Covid-19, Industri Batik di Kulonprogo Mulai Bangkit
Jumat, 25 September 2020 - 17:30:00 WIB
Sebelum masa pandemi Covid-19, perajin bisa menjual produk hingga 3.500 lembar per bulan. Saat ini mereka sudah bisa menjual hingga 2.000 lembar. Itupun harus menggunakan pemasaran secara online. Sementara pemasaran konvensional belum kembali.
Perajin batik yang lain, Umbuk Haryanto mengatakan saat ini perajin juga tengah mengincar seragam. Tahun ajaran baru bagi anak sekolah menjadi harapan baru, untuk mendapatkan order. Namun pasar umum juga sudah mulai digarap.
“Seragam gebleg renteng ini wajib untuk anak sekolah. Ini harapan baru industri batik bisa bangkit,” katanya.
Editor: Kuntadi Kuntadi