Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Konten Pocong Meresahkan Viral di Jember, Emak-Emak Ditangkap Polisi
Advertisement . Scroll to see content

5 Kontroversi Gus Miftah, Nomor 3 Viral Olok-olok Penjual Es Teh Bikin Publik Geram

Rabu, 04 Desember 2024 - 10:19:00 WIB
5 Kontroversi Gus Miftah, Nomor 3 Viral Olok-olok Penjual Es Teh Bikin Publik Geram
Deretan kontroversial Gus Miftah usai viral mengolok-olok penjual es teh saat pengajian. (Foto: Ist)
Advertisement . Scroll to see content

5 Kontroversi Gus Miftah:

1. Berdakwah di Tempat Hiburan Malam 

Gus Miftah mulai berdakwah saat usianya menginjak 21 tahun atau sekitar tahun 2002. Dengan niat berdakwah, Gus Miftah rutin menggelar kajian agama di area lokalisasi di Kota Yogyakarta.

Meski banyak tantangan, dia bersyukur pekerja dunia malam menerima kehadiran dan dakwahnya. Selama berdakwah, Gus Miftah juga sering mendengar pekerja hiburan malam sulit mendapat akses untuk belajar agama, dari situlah dia memperluas area dakwahnya ke kelab malam.

Gus Miftah mendirikan Ponpes Ora Aji yang mengandung fislosofi tidak ada seorang pun yang berarti di mata Allah selain ketakwaan. Di ponpesnya ini, menampung para santri yang sebagian di antaranya anak-anak jalanan, anak punk dan mantan preman. 

Gus Miftah mulai dikenal luas oleh publik ketika videonya memberikan pengajian di salah satu klub malam di Bali viral di media sosial (medsos) pada September 2018. Gus Miftah semakin viral saat 2019 lalu saat mendampingi mantan pesulap dan pembawa acara talkshow kenamaan Deddy Corbuzier membacakan dua kalimat syahadat.

2. Gus Miftah soal Speaker Masjid dengan Dangdutan

Gus Miftah saat ceramah di Bangsri, Sukodono, Sidoarjo, Jawa Timur juga pernah berbicara soal larangan menggunakan speaker masjid saat tadarus Al-Qur'an di bulan Ramadan. Dia lalu membandingkan penggunaan speaker itu dengan dangdutan yang disebutnya tidak dilarang bahkan hingga jam 1 pagi.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut