11 Korban Terluka Diserang Lebah, Wisata Gunung Nglanggeran Ditutup
“Kalau saya yang diserang kepala. Awalnya kami cek lokasi untuk mastikan keamanan di puncak. Kami istirahat setengah jam. Ternyata di sana ada lebah, awalnya satu dua. Tiba-tiba, lebah sudah berhamburan ke kepala dan badan,” kata pengelola yang menjadi korban lebah, Puji Lestari.
Korban lain, yang juga pengelola objek wisata, Aris Budiyono mengatakan, kawanan lebah menyerang mereka tiba-tiba. Dia berusaha melindungi kepalanya dengan helm, namun gagal.
“Lebah itu ke mata saya. Saya langsung lepas helm karena enggak tahan. Di leher juga sudah penuh lebah. Sampai di bawah kami teriak-teriak minta tolong sama warga, tapi melihat kondisi kami enggak ada yang berani mendekat. Enggak lama, warga menolong,” kata Aris Budiyono.
Data dari pengelola Gunung Api Purba Nglanggeran menyebutkan, total jumlah korban amukan lebah gung sudah 11 orang. Dari 11 orang tersebut, enam di antaranya merupakan wisatawan sedangkan lima orang lainnya pengelola objek wisata. Namun dari seluruh korban, ada dua orang yang luka parah akibat serangan lebah.
Pengelola pun terpaksa menutup objek wisata Gunung Api Purba Nglanggeran untuk aktivitas pendakian. Langkah itu untuk menghindari ada korban selanjutnya. Selain itu, pengelola hingga kini terus berkoordinasi dengan petugas pemadan kebakaran untuk mencari letak sarang lebah gung tersebut.
“Penutupan ini dilakukan hingga waktu yang tidak ditentukan. Kami sebagai pihak pengelola meminta maaf atas ketidaknyamanan wisatawan selama berkunjung dan atas serangan lebah tersebut,” kata pengelola objek wisata, Heru Purwanto.
Editor: Maria Christina