Warga Deliserdang Sulit Dapat Elpiji 3 Kg, Pertamina Klaim Stok dan Distribusi Aman
MEDAN, iNews.id - Warga Deliserdang, Sumatera Utara (Sumut) mengaku kesulitan mendapatkan elpiji ukuran 3 kilogram. Jika pun ada, stok disebut terbatas dan harganya di atas harga eceran tertinggi.
Pelaku usaha produksi dimsum rumahan di Batang Kuis, Sumiati (42) mengaku sudah lebih sepekan ini tak dapat membeli elpiji 3 kg. Dia pun terpaksa membeli tabung ukuran 5,5 kg yang tak disubsidi.
"Sudah lebih seminggu ini enggak ada. Udah keliling-keliling nyari. Kita ke pangkalan pun enggak ada. Pas ada (stok) masuk kita cuma bisa beli 1 tabung. Sementara kita jualan musti jalan terus. Jadi mau enggak mau harus pakai yang merah (5,5 kg)," kata Sumiati.
Sumiati mengaku hilangnya elpiji 3 kg membuat beban produksi mereka naik 10-20 persen. Dia pun berharap pemerintah segera menormalisasi pasokan.
"Selisih harganya kan lumayan antara yang subsidi dengan yang enggak. Sementara kita kan enggak serta merta bisa naikkan harga. Jadi kita mohon lah kepada pemerintah biar ini dinormalkan kembali," katanya.