Wamenparekraf Angela: Perempuan Berkontribusi Besar Dorong Perekonomian Nasional
"Dan 64 persen pemilik UMKM adalah perempuan. Jadi bisa dibayangkan betapa peran perempuan begitu penting dalam perekonomian Indonesia. UMKM juga menjadi penyelamat Indonesia saat krisis. Sehingga kalau diberikan peran yang lebih besar, perempuan akan menjadi semakin luar biasa kontribusinya kepada negara," katanya.
Tidak hanya di sektor UMKM saja. Perempuan juga sudah ikut berkontribusi sebagai pekerja profesional. Namun menurut Angela, kesenjangan peran perempuan di sektor profesional ini masih sangat tinggi.
Tahun 2020, hanya ada 6 persen posisi CEO perusahaan besar yang diisi perempuan. Sementara untuk level managerial ada 33 persen. Sementara pada sektor jasa termasuk pariwisata, sedikit lebih tinggi di angka 37 persen.
"Tapi kalau bicara representasi ini belum merepresentasikan yang sesungguhnya, karena populasi perempuan di Indonesia sudah melebihi 49 persen," ujarnya.
Kesenjangan yang dihadapi perempuan di sektor pekerja profesional bukan hanya untuk kedudukan di perusahaan, tapi juga gaji yang diterima. Di tahun 2020 lalu kesenjangan gaji antara perempuan dan laki-laki mencapai rata-rata 20 persen.
"Kesenjangan gaji berdasarkan jenis kelamin tahun 2020 itu masih di angka rata-rata 20 persen. Ini yang kita sedang perjuangkan dan kami dari Kementerian Parekraf berkomitmen untuk memulai. Karena pekerja sektor Parekraf di dominasi perempuan," ucapnya.
Editor: Donald Karouw