Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kabar Duka! Jemaah Haji Lansia Asal Pasuruan Meninggal di Madinah akibat Sesak Napas
Advertisement . Scroll to see content

Walhi Sumut Desak Polisi Investigasi Kematian Aktivis Lingkungan Golfrid Siregar

Senin, 07 Oktober 2019 - 17:05:00 WIB
Walhi Sumut Desak Polisi Investigasi Kematian Aktivis Lingkungan Golfrid Siregar
Kepala Departemen Advokasi Walhi Sumut Khairul Bukhari menjelaskan kejanggalan yang ditemukan dalam kematian aktivis lingkungan Golfrid Siregar di Medan, Sumut, Senin (7/10/2019). (Foto: iNews/Ahmad Ridwan Nasution)
Advertisement . Scroll to see content

MEDAN, iNews.id – Tim advokasi hukum Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Sumatera Utara (Sumut) mendesak Kepolisian menginvestigasi kasus kematian aktivis lingkunganGolfrid Siregar. Kematiannya dinilai tidak wajar karena banyak kejanggalan.

Kepala Departemen Advokasi Walhi Sumut Khairul Bukhari mengatakan, korban ditemukan terkapar dan tidak sadarkan diri di Fly Over Simpang Pos, Medan, pada Kamis (3/10/2019) pukul 01.00 WIB. Kondisi tempurung kepalanya pecah.

Berdasarkan kronologi kejadian, korban disebut mengalami kecelakaan lalu lintas. Hanya, hal ini dinilai tidak sesuai dengan kondisi korban dan sepeda motornya. Sebab, sepeda motor korban hanya mengalami kerusakan ringan. Tidak hanya itu, pakaian yang dikenakannya juga tidak mengalami robek.

Sementara di tubuh korban juga tidak ditemukan luka serius pada bagian kaki atau tangan sebagaimana korban kecelakaan. Namun, tempurung kepala korban pecah dan di bagian mata mengalami lebam.

“Apakah itu laka lantas atau pembunuhan? Karena kalau dilihat sepeda motornya hanya lecet-lecet kecil, seperti dijatuhkan begitu saja, tidak ada yang pecah atau rusak. Hanya tergores. Sementara kepala korban sebelah kanan pecah sehingga langsung kritis dan meninggal,” kata Khairul Bukhari, Senin (7/10/2019).

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut