Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Viral! Sapi Mengamuk di Pasar Hewan Pasuruan, Sempat Masuk Area Minimarket dan Hajatan
Advertisement . Scroll to see content

Viral Rumah Jagal Kucing di Medan, Gubernur Edy Rahmayadi Mengaku Kaget dan Miris

Jumat, 29 Januari 2021 - 16:36:00 WIB
Viral Rumah Jagal Kucing di Medan, Gubernur Edy Rahmayadi Mengaku Kaget dan Miris
Gubernur Sumut Edy Rahmayadi kaget mendapat informasi mengenai rumah jagal kucing di Kota Medan yang viral di media sosial. (Foto: Instagram)
Advertisement . Scroll to see content

"Jadi mohon kepada masyarakat Sumut, masih banyak makanan yang lebih layak kita makan, kucing itu adalah hewan peliharaan, tak layak dijadikan makanan. Mari sama-sama kita hindari diri kita dari perilaku buruk tersebut," kata Edy Rahmayadi.

Kasus jagal kucing di Kota Medan yang viral di media sosial masih didalami kepolisian. Sejauh ini, polisi masih melakukan penyelidikan dan belum menetapkan tersangka terkait lokasi jagal kucing yang dagingnya dijual seharga Rp70.000 per kilogram. 

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Hadi Wahyudi mengatakan saat ini pihaknya masih memeriksa sejumlah saksi terkait lokasi jagal kucing tersebut. Namun, dia tidak merinci berapa orang saksi yang diperiksa terkait lokasi jaga kucing tersebut. 

"Masih dalam pendalaman. Saat ini penyidik masih memeriksa sejumlah saksi," ujar Hadi, Jumat (29/1/2021). 

Diketahui, rumah jagal kucing di Jalan Tangguk Bongkar 7, Kota Medan, Sumatra Utara viral di media sosial. Di lokasi ini ditemukan beberapa kucing dalam kondisi sudah dimutilasi diduga untuk dijual dagingnya.

Pantauan iNews, tempat jagal ini tampak seperti rumah pada umumnya yang berlokasi di permukiman warga. Keterangan warga setempat, mereka memang rata-rata sudah mengetahui aktivitas jagal di rumah tersebut.

Menurutnya, aktivitas jagal kucing berlangsung setiap hari. Daging kucing ini dijual untuk dikonsumsi sambil minum tuak atau disebut tambul. "Saya gak tahu berapa ekor setiap hari. Tapi yah setiap hari ada aja," kata warga setempat.

Editor: Maria Christina

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut