Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Haru! Tabur Bunga Tutup Pencarian Mahasiswa Calon Pastor Tenggelam di Air Terjun Situmurun
Advertisement . Scroll to see content

Viral, Penangkapan Ikan Mas Dikaitkan Tragedi KM Sinar Bangun di Toba

Kamis, 21 Juni 2018 - 19:04:00 WIB
Viral, Penangkapan Ikan Mas Dikaitkan Tragedi KM Sinar Bangun di Toba
Ikan mas raksasa berbobot 14 kg ditangkap nelayan Sidikalang di Danau Toba, Sumatera Utara. (Foto: iNews.id)
Advertisement . Scroll to see content

SIDIKALANG, iNews.id – Tragedi tenggelamnya Kapal Motor (KM) Sinar Bangun di perairan Danau Toba yang menyebabkan ratusan korban hilang dihubungkan dengan penangkapan ikan mas berukuran raksasa oleh nelayan di Desa Tao Silalahi, Kabupaten Sidikalang, Sumatera Utara.

Ikan mas berbobot 14 kilogram (kg) itu ditangkap nelayan Desa Tao Sililahi sehari sebelum peristiwa tragis tersebut terjadi tepatnya pada Minggu (17/6/2018). Saat itu, nelayan yang sedang memancing ikan di perairan danau terbesar di Asia Tenggara tak sengaja menangkap ikan mas berukuran raksasa.

Konon ada sebuah mitos yang beredar di kalangan masyarakat setempat bahwa ikan mas berukuran besar tak diperkenankan ditangkap dan kalau tak sengaja tertangkap harus dilepaskan kembali.

Pada awalnya penangkapan ikan mas ini tak menghebohkan, namun pascatenggelamnya KM Sinar Bangun yang menelan ratusan korban hilang banyak yang menghubung-hubungkan tragedi tenggelamnya kapal nahas tersebut dengan penangkapan ikan mas raksasa. Bahkan kabar ini menjadi pemberitaan yang menghebohkan dan viral di media sosial dalam dua hari terakhir.

Beragam komentar pun bermunculan termasuk mereka yang yakin ikan mas berukuran raksasa tak boleh ditangkap dan kalau pun tak sengaja tertangkap sudah seharusnya dilepas kembali tanpa harus dimakan. Kalau hal tersebut dilanggar maka akan muncul suatu musibah di sekitar perairan Danau Toba.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut