Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Penampakan Kayu Gelondongan Menumpuk di Permukiman Warga Pidie Jaya Terbawa Banjir Bandang
Advertisement . Scroll to see content

Usut Kayu Gelondongan Terseret Banjir Sumatera, Bareskrim Ungkap Temuan Penting

Rabu, 10 Desember 2025 - 16:35:00 WIB
Usut Kayu Gelondongan Terseret Banjir Sumatera, Bareskrim Ungkap Temuan Penting
Kayu gelondongan terbawa arus banjir diduga illegal logging yang menjadi penyebab banjir di Sumatera. (Foto: Humas Polri)
Advertisement . Scroll to see content

Selain itu, penyidik juga mendapati indikasi adanya perluasan lahan. Bekas longsoran yang terlihat di lokasi dinilai tidak terjadi secara alami, melainkan akibat aktivitas manusia.  

“Nah ini di KM 6 ini di sini terlihat ada bukaan lahan dan ada longsoran akibat bukaan lahan dan aliran sungai bentukan. Karena adanya arus sungai yang deras menuju sungai Garoga,” ucapnya.  

Investigasi kemudian menelusuri muara yang menjadi titik aliran sungai baru. Sungai buatan tersebut terbentuk dari pembukaan lahan di KM 8 dan KM 6. Menurut ahli, kawasan dengan tingkat kemiringan seperti itu seharusnya tidak dijadikan lokasi penanaman.  

“Oleh karenanya kami melakukan penyidikan terhadap tindak pidana lingkungan hidup sebagaimana pasal 109 Juncto Pasal 98 Jo Pasal 99 Undang-Undang Nomor 32/2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup sebagaimana telah diubah dalam UU No. 6/2023 tentang Perppu Nomor 2/2022 tentang Ciptaker,” katanya.  

Diketahui, kayu gelondongan sempat terlihat terbawa derasnya arus banjir di Sumatera Utara. Video yang beredar di media sosial, diduga dari wilayah Tapanuli Selatan dan Tapanuli Tengah, memperlihatkan kayu-kayu tersebut hanyut. Warganet pun mengaitkan fenomena itu dengan praktik illegal logging.  

Editor: Kurnia Illahi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut