Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Update Korban Banjir-Longsor di Sumbar: 129 Orang Meninggal Dunia, 118 Masih Hilang
Advertisement . Scroll to see content

Update Korban Bencana di Sumut, Aceh dan Sumbar: 442 Orang Tewas, 402 Korban Hilang

Senin, 01 Desember 2025 - 07:47:00 WIB
Update Korban Bencana di Sumut, Aceh dan Sumbar: 442 Orang Tewas, 402 Korban Hilang
Petugas gabungan melakukan pencarian dan evakuasi korban bencana di Sumut, Aceh dan Sumbar. (Foto: BNPB)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto mengungkap korban bencana di Sumatera Utara (Sumut), Aceh dan Sumatera Barat (Sumbar) telah mencapai 442 jiwa meninggal dunia dan 402 jiwa masih hilang. Data ini mencakup laporan dari berbagai kabupaten dan kota terdampak di tiga provinsi tersebut per Minggu (30/11/2025).

“Berdasarkan data sementara, total korban meninggal dunia mencapai 442 jiwa, dan 402 jiwa masih dinyatakan hilang,” ujar Suharyanto, Senin (1/12/2025).

Tim gabungan yang terdiri atas BNPB, TNI/Polri, Basarnas, kementerian/lembaga serta pemerintah daerah terus bekerja mempercepat operasi penanganan. Kegiatan yang dilakukan meliputi pencarian dan pertolongan, penyaluran logistik dan pembukaan akses ke wilayah-wilayah terdampak.

Di Sumut, tercatat 217 jiwa meninggal dunia setelah tim pencarian dan pertolongan kembali menemukan korban yang sebelumnya dilaporkan hilang. Korban meninggal ini tersebar di Tapanuli Tengah, Tapanuli Selatan, Kota Sibolga, Tapanuli Utara, Humbang Hasundutan, Pakpak Barat, Kota Padang Sidempuan, Deli Serdang dan Nias.

Jumlah korban hilang di Sumut juga meningkat menjadi 209 orang.

“Korban jiwa untuk Sumatra Utara 217 yang meninggal dunia kemudian 209 yang masih hilang,” katanya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut