Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kronologi Kecelakaan Maut di Tol Medan–Tebing Tinggi, Bus Tabrak Pikap lalu Terguling
Advertisement . Scroll to see content

Terungkap! Ini Identitas 4 Korban Tewas Kecelakaan di Tol Medan-Tebingtinggi dan Luka-Luka

Senin, 11 Mei 2026 - 15:43:00 WIB
Terungkap! Ini Identitas 4 Korban Tewas Kecelakaan di Tol Medan-Tebingtinggi dan Luka-Luka
Bus penumpang Halmahera kecelakaan di ruas Tol Kuala Namu–Tebing Tinggi, wilayah Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara, Senin (11/5/2026) pagi. (Foto: Istimewa).
Advertisement . Scroll to see content

Sementara dua korban meninggal lainnya masih berstatus Mr X dan belum diketahui identitasnya. Polisi masih melakukan pendalaman untuk proses identifikasi korban.

Selain korban meninggal, satu penumpang dilaporkan mengalami luka berat. Sedangkan 18 penumpang lainnya mengalami luka ringan dan kini menjalani perawatan di sejumlah rumah sakit di Lubuk Pakam.

Korban luka ringan yang dirawat di RSU Sari Mutiara di antaranya Elvida Ambia (59), Lamria Sihombing (30), Doni Arifin (48), Elfrifa Leliana Nainggolan (61), Sardia Br Ujung (65), Nabil Ikhsan Harahap (18), Okvian Nugroho Binokri (26), Denes Suwandi (35), Chyntia Fitriani (23), Rian Syahputra, Erwin Hutrian Manik dan Reno Hardianto Lbn Tobing (18).

Sementara korban lainnya yang dirawat di RS Grand Medistra Lubuk Pakam yakni Joni Simorangkir (57), Titin Supriatni (54), Julinar Munthe (29) dan Said Alfandri. Kemudian korban yang menjalani perawatan di RSUD Amri Tambunan terdiri atas Saipul Anwar Surbakti (70), Eric Ardiansyah Pery (26) dan Bismihayati (28).

Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), kecelakaan bermula saat mobil pikap pengangkut ayam mengalami patah as roda. Kendaraan tersebut kemudian terguling dan melintang di badan jalan tol.

Di saat bersamaan, Bus Halmahera melaju dari arah Tebing Tinggi menuju Medan. Sopir bus diduga tidak sempat menghindar sehingga menghantam kendaraan pikap tersebut. Benturan keras membuat bus kehilangan kendali dan oleng ke arah kiri. Bus kemudian keluar dari badan jalan tol sebelum akhirnya terguling di sisi jalan.

Polisi memperkirakan kerugian material akibat kecelakaan maut tersebut mencapai Rp150 juta. Hingga kini, penyelidikan masih terus dilakukan untuk mengungkap penyebab pasti dan keberadaan kedua pengemudi yang hilang.

Editor: Donald Karouw

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut