Terungkap! Ini Analisis Penyebab Cuaca Ekstrem di Sumut Picu Banjir Bandang dan Longsor
Dampak lainnya adalah gelombang tinggi 1,25–2,5 meter di Selat Malaka bagian utara dan perairan Riau, serta gelombang 2,5–4 meter di perairan timur Sumut dan Samudra Hindia barat Aceh hingga Nias. Kondisi itu memperburuk situasi perairan di wilayah terkait.
Siklon Tropis KOTO diperkirakan menyebabkan hujan sedang hingga lebat di Kalimantan Barat dan Kepulauan Riau. Sistem ini memicu gelombang 1,25–2,5 meter di Laut Sulawesi, Laut Maluku, perairan Halmahera, Papua Barat Daya hingga Papua. Gelombang lebih tinggi berpotensi terjadi di Samudra Pasifik utara Maluku–Papua.
Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari menyatakan koordinasi dengan pemerintah daerah terus dilakukan. Upaya percepatan penanganan darurat telah disiapkan.
BNPB menegaskan terus memonitor perkembangan situasi di wilayah Tapanuli Raya. Selain itu mengimbau masyarakat dan pemerintah daerah meningkatkan kewaspadaan. Potensi cuaca ekstrem diperkirakan masih dapat terjadi dalam beberapa hari ke depan. Warga diminta menyesuaikan langkah darurat sesuai instruksi petugas.
Masyarakat di lereng perbukitan, bantaran sungai dan wilayah rawan longsor diperingatkan lebih waspada. Warga dapat melakukan evakuasi sementara jika hujan lebat berlangsung lebih dari satu jam. Monitoring cuaca secara berkala menjadi langkah mitigasi penting.