Terima Keluhan Pedagang, Djarot Janji Revitalisasi Pasar Tradisional
Selain Pasar Simpang Limun, Djarot juga berkunjung ke Pasar Petisah. Dari blusukannha itu, Djarot menilai kondisi pasar tradisional di Kota Medan masih jauh dari kata baik. "Seperti yang sering saya sampaikan, pasar tradisional itu harusnya bersih, terang, sampah dikelola dengan baik. Selama saya di Medan, saya belum menemukan pasar yang baik," ungkap Djarot.
Djarot menjelaskan, saat berkeliling di Pasar Simpang Limun dia menerima sejumlah keluhan dari para pedagang ataupun warga yang berbelanja. "Saya mendengarkan keluhan dari mereka, ada yang bilang banjir, bocor, bau, sampahnya yang berserakan. Untuk belanja saja kadang harus nunduk-nunduk jalannya. Ini tidak bisa dibiarkan berlarut. Pasar-pasar tradisional butuh direvitalisasi. Termasuk juga dengan memberdayakan para pedagangnya," ujarnya.
Dalam pemberdayaan pedagang yang dimaksudkan Djarot yakni, dengan memberikan fasilitas kredit usaha rakyat (KUR) kepada para pedagang, agar mereka tidak meminjam uang kepada para rentenir. "Tanggung jawab soal pasar ini bukan hanya tanggung jawab dari pemerintah kota saja, namun juga pemerintah provinsi dan pemerintah Pusat. Karena dalam setiap permasalah, masyarakat akan melihat pemerintahnya. Mereka tidak peduli apakah itu kota, provinsi ataupun pusat. Jadi pemerintah harus bisa hadir di tengah masyarakat," tuturnya.
Editor: Donald Karouw