Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Terungkap! Oknum Kiai Cabuli 13 Santri di Ponorogo Diduga Sudah Beraksi Bertahun-tahun
Advertisement . Scroll to see content

Tak Terima Ponpes Musthafawiyah Dihina, GP Ansor Madina Desak Polisi Tangkap Pelaku

Senin, 08 Februari 2021 - 13:02:00 WIB
Tak Terima Ponpes Musthafawiyah Dihina, GP Ansor Madina Desak Polisi Tangkap Pelaku
Ketua GP Ansor Madina Ahmad Rijal Lubis. (Foto: Liansah Rangkuti)
Advertisement . Scroll to see content

MADINA, iNews.id - Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumatra Utara mendesak polisi segera menangkap sosok dibalik akun media sosial yang menghina Pondok Pesantren (Ponpes) Musthafawiyah Purbabaru. Akun tersebut mengunggah foto yang memicu kemarahan ribuan netizen, khususnya masyarakat NU

Ketua GP Ansor Madina Ahmad Rijal Lubis mengatakan, Musthafawiyah merupakan pesantren tertua dan terbesar di Sumatra dan memiliki ratusan ribu alumni yang tersebar di seluruh dunia dengan berbagai profesi. Itu artinya jasa Mustahafawiyah sangat besar bagi bangsa ini terutama dalam dunia pendidikan Islam.

"Jika polisi tidak segera menangkap pelaku, kami khawatir nanti akan banyak gerakan-gerakan yang tidak bisa kami antisipasi. Bisa saja gerakan dari alumni Musthafawiyah, gerakan warga NU bahkan masyarakat," ujar Rijal di Kantor PC NU Madina, Senin (8/2/2021).

Menurutnya, bagi mereka (Ansor), Ponpes Musthafawiyah merupakan ruh-nya NU di Sumut dan Syech Musthafa Husein sebagai pendiri Musthafawiyah juga sekaligus pendiri NU Sumut.

"Oleh karena itu tidak ada yang boleh menghina Musthafawiyah apalagi dengan kalimat keji dan kotor. Kami keluarga besar Ansor sangat menghargai dan menghormati Musthafawiyah karena jasanya sangat besar bagi umat Islam di Sumut," katanya

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut