Sunnah Sebelum Sholat Idul Adha, Jangan Sampai Terlewat agar Dapat Pahala
فَصَلِّ لِرَبِّكَ وَانْحَرْ
Latin: Fa salli li rabbika wanhar
Artinya: Maka laksanakanlah shalat karena Tuhanmu, dan berkurbanlah (sebagai ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah).
Ibnu Abbas pun berpendapat sama. Diriwayatkan bahwa, awalnya Rasulullah SAW menyembelih hewan kurban terlebih dulu. Setelah itu, baru melaksanakan sholat Ied. Kemudian turun ayat tersebut.
Setelah itu, Nabi SAW diperintahkan untuk melaksanakan sholat terlebih dulu baru kemudian menyembelih hewan kurban. Sholat yang dimaksud dalam ayat tersebut, menurut para ulama, adalah sholat Ied (Idul Adha).
Disyariatkannya sholat Ied ini antara lain berdasarkan hadits berikut:
"Dari Anas bin Malik radhiyallahu anhu berkata bahwa orang-orang Jahiliyah punya dua hari dalam satu tahun dan merayakannya dengaan main-main. Ketika Rasulullah SAW hijrah ke Madinah, Nabi SAW bersabda: Dahulu kalian punya dua hari untuk merayakannya, lalu Allah menggantinya bagi kalian yang lebih baik, yaitu Hari Fithri dan hari Adha". (HR An Nasai)
Direktur Rumah Fiqih Indonesia, Ustaz Ahmad Sarwat MA menjelaskan, sholat Idul Adha dianjurkan untuk dilaksanakan lebih siang dibandingkan shalat Idul Fitri. Dasarnya adalah hadits Nabi SAW :