Sosok Faye Simanjuntak, Aktivis HAM Cucu Menko Luhut yang Masuk 30 under 30 Forbes
Faye dalam profil Organisasi Rumah Faye menjelaskan, dia dan ibunya mendirikan Rumah Faye pada bulan Oktober 2013 karena merasa kurangnya keterlibatan pemuda dalam pencegahan kasus perdagangan anak dan eksploitasi seksual. Mereka ingin menemukan cara yang lebih inklusif untuk memulai percakapan yang berpotensi mencegah perdagangan anak.
"Sebagai hasilnya, kami memulai beasiswa dan kelas untuk memberdayakan remaja berisiko di daerah-daerah di seluruh Jakarta, bersamaan dengan diskusi rutin antara remaja dan ahli untuk membahas kesehatan reproduksi, kekerasan seksual, dan topik lain yang dianggap tabu," kata Faye.
Sejak saat itu, Rumah Faye telah berkembang seiring dengan penyesuaian untuk memenuhi kebutuhan penerima manfaat kami. Pada tahun 2016, organisasi ini memperluas fokus untuk bekerja secara langsung dengan korban eksploitasi anak, pelacuran, dan pelecehan.

Di tahun yang sama, Faye dan ibunya mendirikan rumah persembunyian yang dapat membantu hingga 15 orang yang selamat.
Di sini, mereka mendapatkan akses layanan kesehatan, bantuan hukum, konseling, dan kelas akademik, di antara layanan
lainnya, untuk mendukung proses rehabilitasi mereka. Dari September 2016 hingga Februari 2020, rumah aman telah melayani 90 anak dan 5 bayi.