Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Jombang Geger, Mayat Pria Ditemukan di Area Persawahan Dusun Semanding
Advertisement . Scroll to see content

Serangan Hama Tikus, Petani di Tapanuli Selatan Terancam Gagal Panen

Jumat, 27 Agustus 2021 - 10:36:00 WIB
Serangan Hama Tikus, Petani di Tapanuli Selatan Terancam Gagal Panen
Ratusan ekor tikus hasil buruan yang merusak puluhan bahkan ratusan hektare lahan sawah di Kecamatan Angkola Muaratais, Tapanuli Selatan. (ANTARA/HO)
Advertisement . Scroll to see content

"Hama tikus ini siklus lima tahunan dan sebelum musim tanam kami sudah ingatkan petani, bahkan mengajak untuk melakukan perburuan," katanya.

Dia menjelaskan, di Desa Purba Nauli, Tatengger, Sorimanaon, Pangaribuan dan Desa Angkola Muaratais (satu hamparan) memiliki luas tanam sawah 441 hektare.

"Beberapa hektare sudah mulai rusak hama tikus dan terjadinya puso atau gagal panen cukup berpotensi," ucapnya.

Koordinator POPT-PHP Angkola Muaratais dan Batang Angkola Ali Husni mengatakan, bersama BPP dan masyarakat sudah berupaya melakukan pembasmian hama tikus di wilayah kerjanya. Namun serangan tikus semakin brutal.

"Pemakaian tiran, racun tikus dan berburu sudah kami lakukan, hanya saja serangan tikus luar biasa. Kami akan terus bekerja secara optimal. Tikus-tikus itu bermigrasi dari areal sawah yang lebih dulu panen," katanya.

Diketahui wilayah Kecamatan Angkola Muaratais dan Batang Angkola memiliki luas baku sawah 2.689 hektare. Saat ini, wilayah tersebut sedang memasuki masa musim tanam padi.

Editor: Donald Karouw

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut