Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Partai Perindo Rampungkan Kepengurusan Kotamobagu, Bidik 3 Kursi DPRD
Advertisement . Scroll to see content
Advertisement . Scroll to see content

MEDAN, iNews.id - Kondisi Pasar Tradisional Pangkalan Brandan, Kecamatan Babalan, Kabupaten Langkat dalam kondisi semerawut. Kondisi tersebut diperparah tumpukan sampah di pasar tersebut tak kunjung diangkat selama dua pekan terakhir. 

Dari pantauan iNews, tumpukan sampah tersebut sudah setinggi bahu orang dewasa. Pedagang berharap Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Langkat untuk segera mengangkut tumpuk sampah tersebut. 

"Kondisi sudah berlangsung lama diperparah lagi tumpukan sampah yang dibiarkan selama dua pekan terakhir," kata Ketua Asosiasi Pedangan Pasar Pangkalan Brandan, Erikso Tampubolon, Senin (6/12/2021). 

Erikson mengatakan tumpukan sampah tersebut kini sudah menimbulkan bau busuk yang membuat pedagang dan warga yang berbelanja tidak nyaman. 

"Kami berharap tumpukan sampah ini untuk segera diangkut," ucapnya. 

Sementara itu anggota DPRD Langkat dari Partai Perindo mengatakan Safii hal ini bukanlah hal baru, pajak Pangkalan Brandan ini sudah semeraut seperti tidak ada pemerintahan. Dia juga menilai Pasar Pangkalan Brandan terburuk di Sumut. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut