Ritual Manjuluk Sebelum Musim Tanam Benih, Tradisi Suku Batak agar Hasil Panen Melimpah
Dengan ini, masyarakat yang mengelar ritual tersebut sekaligus mengadakan pemujaan terhadap Debata Mulajadi Nabolon atau Tuhan Yang Maha Kuasa.
Masyarakat percaya dengan menggelar ritual Manjuluk, maka bibit yang ditanam akan tumbuh subur dan terbebas dari hama. Imbasnya, hasil panen menjadi melimpah.
Terdapat aturan tertentu dalam melaksanakan ritual Manjuluk yang harus dipatuhi. Namun yang paling penting adalah masyarakat harus menyediakan sesajen dalam ritual ini.
Sesajen yang dimaksud berupa ayam kampung, sirih, kemenyan atau dupa, dan jeruk purut. Sesajen tersebut nantinya akan diletakkan di depan orang-orang yang sedang berdoa.
Doa akan dipimpin oleh tetuah adat bersama dengan sejumlah orang di tengah ladang atau sebuah gubuk. Selesai memanjatkan doa, sesajen tersebut juga disebar di sisi benih yang telah ditanam.