Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Gas Pabrik PT BMI Lamongan Diduga Bocor, 19 Buruh Dievakuasi ke Rumah Sakit
Advertisement . Scroll to see content

Puluhan Warga Keracunan Gas di Madina, PT SMGP: Ini Bukan Kebocoran

Selasa, 08 Maret 2022 - 14:43:00 WIB
Puluhan Warga Keracunan Gas di Madina, PT SMGP: Ini Bukan Kebocoran
Kepala Teknik Panas Bumi PT SMGP Terry Indra (Foto: iNews/Ahmad Husein Lubis)
Advertisement . Scroll to see content

MADINA, iNews.id - Pihak perusahaan PT Sorik Marapi Geothermal Power (SMGP) menegaskan tidak ada kebocoran gas sehingga menyebabkan puluhan warga Desa Sibanggor Julu, Mandailing Natang, keracunan. Pihaknya pun saat ini masih menunggu hasil investigasi.

"Ini bukan kebocoran gas, kita ini buka sumur untuk diuji. SOP sudah kami laksanakan seperti yang setujui sudah disertai kaidah internasional," ucap Kepala Teknik Panas Bumi PT SMGP Terry Indra, Selasa (8/3/2022). 

Terry, mengatakan prosedur pengeboran sudah sesuai SOP dan dari pengukuran ambang batas kandungan h2s di udara pada radius 367 meter atau di sekitar permukiman warga hanya 1 ppm. Hal ini berarti kondisi udara masih normal dan tak mungkin sampai menyebabkan keracunan.

"Itu mau kami investigasi. Jadi 300 meter itu masih di luar kampung. Kalau di kampung itu 390 meter. Di situ ada petugas kami warga situ. Itu (keracunan) kami bingung, enggak tahu kami," katanya.

Sementara itu, Bupati Madina Jakfar Sukhairi Nasution mengatakan, telah membentuk tim investigasi khusus untuk menyelidiki kasus keracunan tersebut. Rencananya tim dari pusat juga akan turun.

"Kami Forkopimda sepakat melakukan investigasi, karena info dari perusahaan tidak ada kebocoran, tapi di lain sisi masyarakat kita ada yang keracunan. Makanya kami buat tim investigasi, melibatkan semua kompotenen. Sambil kita menunggu hasil dari pusat," ucapnya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut