Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Takut Dites Swab Antigen, Puluhan Pemudik Nekat Lawan Arah di Bekasi
Advertisement . Scroll to see content

PT Sumatera Siberia Melawan, Tuding Polisi Keliru Menutup Tes Swab Antigen di Lapangan Merdeka

Rabu, 26 Mei 2021 - 22:25:00 WIB
PT Sumatera Siberia Melawan, Tuding Polisi Keliru Menutup Tes Swab Antigen di Lapangan Merdeka
Satreskrim Polrestabes Medan hentikan operasional tes swab antigen di Jalan Pulau Pinang, Lapangan Merdeka Medan. (Foto : Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

"Semua alat yang sudah digunakan, itu dirusak di lokasi sebelum diangkut ke tempat pemusnahan limbah medis,” ucap Budi.

Diketahui, layanan rapid test antigen dan tes swab PCR secara drive thru di Jalan Pulau Pinang, Lapangan Merdeka, Kota Medan, ditutup sementara waktu. Penutupan dilakukan setelah layanan yang diselenggarakan oleh PT Sumatera Siberia Kompaniya digerebek oleh personel Unit Tindak Pidana Khusus Satreskrim Polrestabes Medan, Selasa (25/5/2021) sore.

Fasilitas pemeriksaan Covid-19 milik PT Sumatera Siberia Kompaniya ini bekerja sama dengan Satgas Covid-19, Pemko Medan, Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara (Sumut), Klinik Al Ikhlas dan Fastlab.

Sebelumnya, Kanit Tindak Pidana Khusus Satreskrim Polrestabes Medan AKP Aryya Nusa Hindrawan mengatakan, penggerebekan tersebut berkaitan dengan legalitas pelaksanaan rapid test drive thru atau layanan tanpa turun (lantatur) yang berada di Lapangan Merdeka Medan. Selain itu, penggerebekan tersebut juga terkait dugaan pelanggaran protokol kesehatan.

"Saat ini kita sedang melakukan penindakan terkait legalitas pelaksanaan," kata Aryya.

Namun, dia tidak menjelaskan secara rinci terkait pelanggaran yang dilakukan layanan rapid test Antigen tersebut. Begitu pula dengan identitas tiga orang yang sempat diamankan.

"Ini masih akan didalami. Keterangan lebih lanjut nanti akan kita sampaikan. Nanti untuk informasi lanjutan akan diinformasikan," katanya.

Editor: InewsTv Henri Sianturi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut