Polisi Masih Dalami Pembunuhan 3 Warga Madina Bermotif Bisikan Gaib
Beredar informasi paham aliran menyimpang yang dianut para pelaku sebenarnya sudah berlangsung cukup lama. Bahkan, sebelumnya Majelis Ulama Indonesia (MUI) Mandailing Natal juga sempat memberikan pengarahan ke lokasi Desa Lubuk Kancah agar aliran tersebut ditinggalkan. Namun nyatanya, imbauan MUI saat itu tidak diindahkan masyarakat setempat.
Diketahui, teror pembunuhan berantai melanda warga Desa Lubuk Kancah, Kecamatan Ranto Baek, Kabupaten Madina, Sumut. Mereka digemparkan dengan tewasnya tiga orang secara misterius dalam tiga hari terakhir, mulai Kamis (31/5/2018) hingga Minggu (3/6/2018).
Dari hasil pemeriksaan, motif pembunuhan berantai itu hanya karena tiga pelaku mendapat bisikan gaib akan datangnya bencana besar. Mereka kemudian membantai para korban sebagai tumbal agar bencana tak sampai terjadi.
Kapolres Mandailing Natal, AKBP Irsan Sinuhaji mengatakan, dari keterangan awal mereka mengaku kerasukan bisikan gaib akan datangnya bencana besar hingga membuat mereka harus mengungsi menyelamatkan diri jauh dari perkampungan.
Saat ini ketiga pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif untuk mengungkap lebih jauh motif pembunuhan tersebut. Mereka juga diancam pasal berlapis tentang pembunuhan berencana.
Editor: Donald Karouw