TANJUNG BALAI, iNews.id – Seorang anggota polisi di Kota Tanjung Balai, Sumatera Utara (Sumut), babak belur dikeroyok satu keluarga. Korban juga sempat ditodong senjata airsoft gun saat korban mendampingi keluarganya menagih utang pembelian sapi ke rumah pelaku. Saat ini, empat tersangka sudah diamankan.
Hingga kini, korban Brigadir Satu (Briptu) Wahyu Saputra terpaksa harus menjalani perawatan intensif di Ruang Pinus Rumah Sakit Umum Setio Husodo Kisaran. Anggota Basat Intelkam Polres Asahan, Sumut, berusia 25 tahun ini mengalami lebam dan luka memar di mata kanan serta bibir, akibat dianiaya AS (56) dan keluarganya.
2 Anggota Polisi Luka-Luka Dibacok Warga Bengkulu Tengah saat Bertugas
Wahyu mengatakan, peristiwa penganiayaan itu bermula saat dia mendampingi seorang keluarganya Jonaidi (39), menagih utang pembelian sapi di rumah pelaku AS, di Kelurahan Silau Bestari, Kecamatan Tanjung Balai Utara, Kota Tanjung Balai, pada Kamis (27/6/2019) malam lalu. Namun, kehadiran korban malah membuat pelaku emosi.
“Setelah sampai, kami disuruh masuk. Tapi, bapak itu bilang, kau apa urusanmu. Kalau enggak ada urusanmu keluar. Saya bilang, saya mendampingi keluarga,” kata Wahyu di RSUD Setio Husodo Kisaran, Selasa (2/7/2019).
Polisi Luka Parah Dibacok Bandar Narkoba di Mandailing Natal Sumut
Setelah itu, pelaku malah mengeluarkan senjata airsoft gun dari laci meja dan menodongkan kepadanya. Keluarga pelaku juga langsung mengeroyok Wahyu hingga luka-luka.