Polisi dan Subdenpom Labuhanbatu Dalami Dugaan Penganiayaan yang Tewaskan Warga
Sebelumnya, keluarga korban menduga LD Hutabarat diduga menjadi korban penganiayaan yang dilakukan empat petugas pengawas dan keamanan perusahaan. Peristiwa itu disebut terjadi pada Selasa (16/6/2026) saat korban berada di lokasi penimbangan buah kelapa sawit di Dusun Lubuk Pinang, Desa Sukarame Baru.
Keluarga korban juga menduga dua dari empat terduga pelaku merupakan anggota TNI aktif yang bertugas di bawah kendali operasi (BKO) di perusahaan tersebut.
"Menantu saya ini dikeroyok oknum TNI. Dia berpakaian preman," kata Ramlan Nainggolan, keluarga korban.
Sementara itu, Humas PT Agrinas Palma Nusantara, Hendri, membantah tudingan adanya penganiayaan yang dilakukan pihak perusahaan.
"Tidak ada penganiayaan, dua orang kami amankan ke mess untuk diinterogasi dan sekarang sudah bebas dua orang itu," ujar Hendri.
Hingga kini, polisi masih menunggu hasil autopsi dan melanjutkan pemeriksaan saksi untuk mengungkap penyebab pasti kematian korban serta menentukan pihak yang bertanggung jawab dalam kasus tersebut.
Editor: Kurnia Illahi