Polemik Calon Wali Kota Medan, Megawati: Itu Hak Prerogatif Saya sebagai Ketua Umum
Kepada kader tersebut, Megawati mempersilakan untuk kecewa kepadanya sebagai pribadi. Namun kemarahan tersebut tidak bisa disampaikan kepada Ketua Umum PDIP.
"Mau marah sama saya ya boleh. Tapi marahnya hanya pribadi. Kalau sebagai ketum, nggak bisa. Karena (rekomendasi calon kepala daerah) itu adalah hak saya. Supaya tahu loh. Supaya tahu," ujar Presiden RI kelima itu.
Pada kesempatan itu, Megawati juga sempat menyinggung betapa secarik surat rekomendasi calon kepala daerah yang ditandatanganinya sangat dinanti banyak orang. Jika saja dia mau memperjualbelikannya, akan banyak orang yang bersedia membayar uang. Namun, hal itu tak pernah dilakukannya.
"Kalau ada yang bilang bahwa ketum itu menjual rekomendasi, kalian saya panggil. Ini adalah karena keputusan partai yang direkomendasi oleh ketua umumnya," ucapnya.
Editor: Stepanus Purba_block