Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Mencekam! Polisi Tembak Mobil Angkut 113 Kg Sabu di Jalur Medan-Aceh, Sopir Kabur
Advertisement . Scroll to see content

Polda Sumut Ambil Alih Kasus Dugaan Kebocoran Gas PT SMGP

Senin, 14 Maret 2022 - 17:47:00 WIB
Polda Sumut Ambil Alih Kasus Dugaan Kebocoran Gas PT SMGP
Pembangkit listrik tenaga panas bumi SMGP di Kecamatan Puncak Sorik Marapi, Kabupaten Mandailing Natal. (ANTARA/HO)
Advertisement . Scroll to see content

MEDAN, iNews.id Polda Sumatera Utara (Sumut) mengambil alih penanganan penyelidikan kasus dugaan kebocoran pipa gas milik PT Sorik Merapi Geothermal (SMGP) yang selama ini dilakukan penyidik Polres Mandailing Natal (Madina). 

Pengambil alihan itu dilakukan agar penanganan penyelidikan itu bisa dilakukan secara lebih intensif dan efisien.

"Iya benar, (kasusnya) ditarik ke Polda. Ini kita masih lidik," kata Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Hadi Wahyudi, Senin (14/3/2022).

Kapolres Madina, AKBP Reza Chairul mengatakan, korban kebocoran gasPT SMGP mencapai 58 orang terdiri atas 13 anak-anak dan 45 orang dewasa. "Para korban kini sudah mendapatkan perawatan medis," kata Reza.

Sebelumnya pada 6 Maret 2022, sebanyak 58 orang warga Desa Simanggor Julu, Kecamatan Puncak Sorik Marapi, Mandailing Natal, mengalami sesak napas dan muntah-muntah. Mereka bahkan harus dilarikan ke rumah sakit.

Mereka diduga keracunan gas Hydrogen Sulfide (H2S) dari kebocoran pipa gas milik SMGP yang tengah melakukan operasi pembukaan sumur di Well Pad AAE-05, Desa Sibanggor Julu. Namun belakangan pihak SMGP membantah jika apa yang dialami warga akibat kebocoran pipa gas maupun akibat proyek panas bumi mereka.

Editor: Kastolani Marzuki

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut