Penjelasan Polsek Sunggal terkait Kematian Salah Satu Tahanan
MEDAN, iNews.id - Kepolisian angkat bicara terkait kematian salah satu tahanan di Mapolsek Sunggal. Polsek Sunggal menegaskan kematian dari JDK alias Joko bukan karena mendapatkan penganiayaan dari petugas.
Kanit Reskrim Polsek SUnggal, AKP Budiman Simanjuntak mengatakan JDK alias Joko merupakan tahanan Polsek Sunggal terkait kasus pencurian dengan kekerasan dengan berpura-pura menajdi petugas. Sebelum meninggal dunia, JDK mengaku mengalami sakit di bagian lambung dan kepala pada 23 September 2020 lalu.
"Petugas kemudian membawa JDK ke Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Medan untuk diperiksa. Dari hasil pemeriksaan, korban diberikan obat oleh petugas medis dan selanjutnya dikembalikan ke Mapolsek Sunggal," kata Budiman Simanjuntak, Selasa (6/10/2020).
Pada 25 September 2020, JDK kembali mengeluh sakit. Petugas kemudian membawa JDK ke RS Bhayangkara untuk diperiksa kembali. Petugas medis kemudian meminta JDK untuk dirawat di RS Bhayangkara.
"Korban saat itu dirawat selama tiga hari hingga tanggal 28 September 2020. Saat dirawat inap, JDK ditemani oleh pihak keluarga," ujarnya.